Proses Peminjaman Bank

Memiliki usaha sendiri adalah impian setiap orang. Baik itu usaha kecil maupun besar. Namun terkadang usaha besar membutuhkan modal yang cukup besar, sehingga memungkinkan pengusaha untuk melakukan peminjaman bank. Sehingga modal yang besar akan diperoleh dan usaha pun dapat dijalankan. Berikut 8 proses peminjaman bank yang wajib diketahui sebelum memulai sebuah usaha :

  1. Mengetahui Persyaratan Peminjaman Uang di Bank

Setiap nasabah atau siapa pun yang ingin melakukan peminjaman uang di bank, terlebih dahulu haruslah mengetahui syarat-syarat yang pengajuan peminjaman. Pada umumnya, setiap bank mempunyai persyaratan uang yang berbeda-beda. Tapi secara umum persyaratan peminjaman uang di bank meliputi usaha yang ingin dijalankan bukan merupakan jenis industri yang tidak dapat ditanggung oleh bank, peminjam bukan merupakan nasabah yang bermasalah dengan kartu kredit, dan peminjam harus menyerahkan segala jaminan berupa tanah, persediaan barang, rumah, dan harus bersedia menandatangani surat perjanjian dengan pihak bank.

  1. Menunjukkan Laporan Keuangan Kepada Pihak Bank

Proses peminjaman bank kedua yang perlu diketahui adalah melakukan laporan keuangan kepada pihak bank. Hal ini sangatlah penting untuk dilakukan oleh si peminjam guna untuk mendapatkan kepercayaan dari pihak terkait pembelian stok barang pada usaha si peminjam.

  1. Mengisi Lembaran pengajuan Peminjaman Uang

Selanjutnya yaitu melakukan pengisian data diri atau identitas pada lembar pengajuan pinjaman uang. Hal ini berguna supaya pihak bank mengetahui data diri si peminjam. Sehingga pihak bank tidak merasa ditipu atau dibodohi oleh si peminjam. Selain itu, mengisi lembar data diri juga akan memudahkan pihak bank agar mengetahui tentang diri kita serta orang-orang yang dapat dihubungi oleh pihak bank jika hal yang tidak diinginkan terjadi.

  1. Menyerahkan Fotokopi Buku Tabungan

Nah, ini adalah poin yang sangat penting. Hal ke empat yang harus dilakukan oleh si peminjam adalah menyerahkan fotokopi buku tabungan kepada pihak bank. Hal ini tentu saja akan memperkuat bukti mengenai laporan keuangan pada rekening si peminjam. Dan ini merupakan hal penting yang wajib dilakukan oleh setiap si peminjam uang di bank. Sehingga pihak bank akan mudah mengetahui kondisi keuangan si peminjam.

  1. Memiliki Riwayat Peminjaman yang Baik

Setiap bank akan melihat riwayat peminjaman pada setiap peminjam yang ingin meminjam uang pada bank. Sebaiknya pastikan bahwa riwayat peminjaman sebelumnya tidak catat atau dalam keadaan baik-baik saja. Sehingga hal ini akan memudahkan untuk mendapatkan pinjaman uang dari pihak bank. Proses peminjaman bank yang satu adalah yang berpengaruh terhadap pencairan modal dari pihak bank.

  1. Menunggu Kepastian dari Pihak Bank

Jika semua proses peminjaman bank di atas telah dilakukan semua, hal selanjutnya yang harus dilakukan yaitu menunggu kepastian dan keputusan dari pihak bank. Dimana Anda akan dihubungi untuk keputusan dari bank. Baca juga:Asuransi Perjalananan Indonesia Terbaik

  1. Mendapatkan Pinjaman Uang dari Pihak Bank

Setelah pengajuan sipeminjam diterima dan disetujui oleh pihak bank, maka sipeminjam akan mendapatkan saldo bertambah di rekeningnya. Sehingga usaha yang ingin dimulai dapat terpenuhi.

  1. Melakukan Pengajuan Kepada Lebih dari Satu Bank

Melakukan proses peminjaman bank lebih dari satu bank memungkinkan membuat peluang sipeminjam untuk memperoleh pinjaman uang. Untuk itu, disarankan agar peminjam mengajukan permohonan pada beberapa bank yang berbedam, sehingga peluang menambah saldo di rekening semakin besar. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan bagi si peminjam untuk memulai usahanya.

Nah, itu tadi 8 proses peminjaman bank yang wajib diketahui sebelum memulai sebuah usaha. Semoga bermanfaat.

Share ke media sosial
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •