yayasan kanker anak indonesia

Yayasan Kanker Anak Indonesia merupakan yayasan nirlaba yang bertujuan membantu dan mendukung keluarga dan anak-anak dengan kanker. Kanker bukanlah penyakit yang diderita orang dewasa saja. Anak-anak pun tidak luput dari keganasan penyakit ini. Banyak anak-anak yang semenjak lahir sudah menderita kanker. Meski persentase kemunculan kanker pada anak-anak jauh lebih kecil dari persentase kanker orang dewasa, tetap saja kanker pada anak-anak menjadi salah satu penyebab terbanyak kematian pada anak-anak.

Pada umumnya biaya pengobatan menjadi masalah utama bagi keluarga dengan anak-anak penderita kanker. Biaya obat dan prosedur medis yang dibutuhkan anak-anak dengan kanker bukanlah biaya yang murah. Padahal pengobatan kanker pada anak-anak tidaklah sebentar. Perlu waktu bulanan bahkan tahunan untuk mengobati dan membersihkan sel-sel kanker secara menyeluruh. Tentu saja kondisi ini akan sangat memberatkan pihak keluarga terutama keluarga dari kelas menengah ke bawah. Dengan bantuan dari Yayasan Kanker Anak Indonesia, setidaknya beban finansial keluarga bisa sedikit berkurang karena yayasan membantu biaya pengobatan hingga ke masa penyembuhan.

Pengobatan dan perawatan kanker kadang kala tidak tersedia di kota tempat tinggal anak sehingga anak dengan kanker dan keluarga harus ke luar kota dan tinggal di penginapan yang dekat dengan rumah sakit tempat pengobatan. Situasi ini tentu saja menambah beban biaya lagi bagi keluarga. Yayasan Kanker Anak Indonesia dapat memberikan informasi rumah singgah bagi keluarga anak dengan kanker dimana mereka bisa tinggal dengan cuma-cuma selama masa pengobatan dan perawatan. Di rumah singgah ini anak dengan kanker bisa bertemu dan berkenalan dengan anak-anak lain sehingga mereka tidak akan kesepian dan bisa saling mendukung selama masa pengobatan.

Program Yayasan Kanker Anak Indonesia lainnya adalah program pendidikan yang membantu anak-anak dengan kanker untuk tetap mendapatkan ilmu pendidikan dasar. Anak-anak dengan kanker umumnya harus cuti atau berhenti dari sekolah karena pengobatan kanker di rumah sakit tidak memungkinkan mereka untuk masuk sekolah. Dengan adanya program pendidikan yang diadakan yayasan kanker ini, maka anak-anak dengan kanker tidak akan ketinggalan pelajaran dari teman-teman sebayanya meskipun mereka tidak sekolah. Jadi setelah pengobatan kanker mereka selesai, mereka bisa kembali melanjutkan sekolah tanpa harus mengulang kelas kembali.

Program pendidikan ini juga membantu mengurangi kebosanan bagi anak-anak penderita kanker yang masih berusia dini. Anak-anak yang masih berusia dini cenderung cepat rewel dibandingkan anak-anak usia sekolah. Rewel atau tantrum adalah cara mereka mengekspresikan diri terhadap kebosanan, kelelahan dan kesakitan yang mereka rasakan. Program pendidikan yang diberikan yayasan akan membantu mengalihkan perhatian mereka dari kebosanan melalui berbagai aktivitas-aktivitas menarik yang sesuai dengan tumbuh kembang anak. Aktivitas ini juga dapat menunjang anak ketika tiba waktunya masuk pendidikan formal. Program ini juga memberikan kesempatan orang tua untuk beristirahat selagi anak-anak melakukan aktivitas sendiri.

Selain keluarga dan anak-anak dengan kanker, Yayasan Kanker Anak Indonesia juga memberikan edukasi bagi masyarakat umum mengenai kanker pada anak-anak melalui kerjasama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan kanker pada anak-anak sehingga mereka bisa mendeteksi gejala kanker sedini mungkin. Dengan begitu peluang kesembuhan anak-anak dengan kanker akan semakin besar.

Dengan penjabaran fungsi di atas, maka sudah jelas betapa pentingnya Yayasan Kanker Anak Indonesia bagi anak-anak dengan kanker, bagi keluarganya, dan bagi masyarakat secara umum. Jika tidak ada yayasan ini, maka kehidupan keluarga dan anak-anak penderita kanker akan terasa berat dan masyarakat tidak akan mengerti betapa seriusnya penyakit kanker itu.

Baca juga: Yayasan Anak Indonesia Untuk Kesejahteraan Anak

Share ke media sosial
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •