nama nama bahan baju

Pengetahuan tentang nama nama bahan baju pembuat pakaian, bukan saja dibutuhkan oleh seorang penjual pakaian. Sebagai konsumen, Anda pun harus mengenali nama nama bahan baju pembuat pakaian yang hendak Anda beli. Hal ini penting, agar Anda tidak tertipu dan dipermalukan oleh para penjual nakal.

Bagi Anda yang sering berburu pakaian, bersyukurlah Anda memiliki pengalaman yang lebih. Sebab, semakin sering Anda belanja, semakin terlatih juga pemahaman Anda tentang nama nama bahan baju pembuat pakaian. Keuntungan ini berbeda dengan kondisi sebagian orang, yang tergolong passive buyer.

Seorang passive buyer, belum tentu orang yang jarang berbelanja. Perilakunya serupa dengan active buyer, yang suka berburu tren mode terbaru. Bedanya, passive buyer jarang mengeksplorasi sederet hasil buruannya.

Perilaku passive buyer lebih pantas disebut praktis. Apa yang diperlukan, itu yang dibandingkan, dan itu yang dibeli. Sementara, active buyer lebih terkesan sebagai pembeli yang ekonomis, karena relatif berpengetahuan luas dan mendalam tentang pakaian buruannya.

Berkawan dengan pembeli yang ekonomis, bisa menghasilkan keuntungan juga bagi Anda. Mereka punya segudang referensi yang akan memperpanjang daftar belanja Anda. Jadi, kalau Anda hendak mengambil jalan pintas untuk mengenali nama nama bahan baju pembuat pakaian, carilah teman yang bertipe seperti pembeli ekonomis.

Lain urusan kalau Anda bukan orang yang suka jalan pintas. Untuk mengenali dan memahami jnama nama bahan baju pembuat pakaian, selayaknya active buyer, Anda perlu menyimak uraian tentang bahan-bahan kain pembuat pakaian, berikut ini.

Jenis-Jenis Bahan Kain yang Berasal dari Tumbuhan

  1. Katun

Berbahan dasar tanaman kapas, katun merupakan jenis kain yang banyak diminati. Karakternya yang halus, relatif dingin, tidak panas, dan mampu menyerap keringat, menjadi keunggulan kain yang biasa digunakan untuk dikenakan saat santai maupun kasual. Jenis katun yang biasa ditawarkan di antaranya katun Jepang, katun Paris, katun silk, katun combed, dan katun carded.

  1. Denim

Kain denim cenderung sederhana, sehingga banyak kalangan sangat menyukainya. Kain ini bertekstur kasar dan bahannya yang tebal tidak membuatnya mudah kusut. Keunggulan dari kain ini adalah mudah dipasangkan dengan warna pakaian lain. Pada setiap warnanya kain denim memiliki karakter, denim berwarna gelap memberikan kesan yang lebih formal, sedangkan denim berwarna terang memberikan kesan tidak rapi.

  1. Rayon

Keunggulan kain rayon ada pada daya serapnya yang tinggi dan tidak kusut. Kain, yang diolah dari kayu ini, biasa diterapkan untuk bahan kemeja, jas, dasi, syal, topi, serta daster. Kain rayon dapat pula diaplikasikan sebagai pelengkap barang-barang kesehatan dan perabot rumah tangga.

  1. Linen

Linen merupakan kain yang berbahan dasar tumbuhan rami. Serupa dengan karakter katun, kain linen juga halus, menyerap keringat, dan terasa dingin di tubuh.

Nama Nama Bahan Baju yang Berasal dari Hewan

  1. Kulit

Meskipun perawatan bahan kulit membutuhkan teknik khusus, namun permintaan terhadap kain ini tetap tinggi. Bahan kulit diminati untuk membuat jaket dan sepatu.

  1. Wol

Bahan wol merupakan dambaan pada musim dingin atau musim hujan. Inilah bahan dasar pembuat sweter. Dengan teknik pencucian dan pengeringan yang tepat, sweter Anda pun akan tahan lama.

  1. Sutra

Kain sutra adalah bahan kain yang berasal dari kepompong ulat sutra. Kelembutan dan keringanan teksturnya, menempatkan kain ini dalam kategori kain mewah dengan harga cukup mahal. Jadi, patuhilah panduan-panduan perawatannya, ya.

  1. Brokat

Bahan brokat dikenal juga sebagai salah satu olahan kain sutra. Karena menampilkan kesan formal yang mewah dan elegan, brokat banyak diaplikasikan sebagai bahan pembuat pakain pesta.

  1. Cashmere

Beberapa bahan kain pembuat pakaian, biasanya akan mengalami penurunan kualitas bila dicuci terlalu sering. Apabila Anda termasuk orang yang hobi merawat dan mencuci, bahan cashmere ini bisa jadi pilihannya. Berbeda dengan bahan-bahan kain lain, bahan cashmere justru akan semakin halus bila sering dicuci.

  1. Satin

Bahan dari kain satin terbuat dari bahan sutera. Permukaan kain yang berkilau membuat kain ini cocok untuk dikenakan sebagai gaun pesta, gaun pengantin dan tas pesta.

Baca juga:Kiat Cermat untuk Menentukan Harga Jual Pakaian

Bahan Kain Sintetis

  1. Spandex (Lycra)

Daya elastis lima kali lipat menjadi keunggulan dari bahan spandex. Berasal dari serat sintetis pohon pinus, biasa bahan ini dipadukan dengan zat lycra. Spandex menjadi pilihan utama untuk bahan pembuat skinny jeans, legging, kaus, dan pakaian dalam.

  1. Sifon

Kain sifon memiliki tekstur tipis, ringan, dan halus yang membuatnya memberikan efek tembus pandang dan mengembang jika dikenakan. Biasanya kain sifon terbuat  dari katun dan sutera. Dengan tampilan kain sifon yang tembus pandang, banyak perempuat memilih kain sifon untuk dijadikan gaun, blus, dan rok.

  1. Polyester

Jenis kain polyster hampir sama dengan kain katun. Namun, kualitasnya tidak sebagus kain katun disebabkan teksturnya yang kaku dan keras. Banyak orang lebih memilih kain katun karena polyester kurang nyaman dipakai.

  1. Higet

Dikategorikan ke dalam jenis spandex karena sifatnya yang elastis, namun bahan higet memiliki massa yang lebih berat dan tidak mudah menyerap keringat. Biasanya higet digunakan untuk membuat seragam sepak bola.

Dengan mengenali nama nama bahan baju pembuat pakaian tersebut, Anda tentu akan semakin fasih memilih dan memilah pakaian buruan Anda. Semoga bermanfaat!

Share ke media sosial
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •