yayasan pendidikan

Ada banyak sekolah swasta yang berada di bawah naungan yayasan pendidikan. Ada juga yayasan yang memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin. Jadi apa yang dimaksud dengan yayasan pendidikan dan apa fungsinya di masyarakat?
Jika Anda melihat di kamus, yayasan memiliki arti badan hukum yang dibangun dengan tujuan sosial. Dalam hal ini tujuan sosialnya di bidang pendidikan. Tujuan sosial tidak mementingkan keuntungan atau uang. Itu sebabnya dalam yayasan pendidikan seharusnya ada pemisahan kekayaan untuk kepentingan sosial dan kepentingan internal yayasan. Agar yayasan dapat berjalan lancar menjalankan fungsinya, yayasan harus memiliki susunan struktur yang tertata yang terdiri dari pengawas, pembina, dan pengurus yayasan.

Yayasan pendidikan tidak bisa didirikan secara sembarangan. Yayasan adalah suatu badan hukum jadi yayasan haruslah disahkan secara hukum. Dalam hal ini harus ada bukti pengesahan dari notaris. Yayasan juga harus membuat anggaran jelas yang mencakup data lengkap nama yayasan, lokasi, inventarisasi kekayaan, tujuan mendirikan yayasan, susunan dewan pengawas, pembina, dan pengurus yayasan, rancangan penggunaan kekayaan, dan rancangan penggunaan sisa kekayaan jika suatu saat yayasan dibubarkan. Tanggung jawab sosial dan moral yayasan pendidikan sangatlah besar jadi tidak seharusnya pendirian yayasan dibentuk secara asal.

Fungsi yayasan pendidikan adalah meningkatkan pendidikan masyarakat terutama pendidikan anak-anak karena pendidikan adalah kunci dari peningkatan kesejahteraan. Fungsi lain dari yayasan pendidikan adalah memberikan bantuan dan pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebetulnya masih banyak orang yang menganggap bahwa yayasan pendidikan adalah organisasi yang hanya berorientasi pada uang saja. Mengingat uang pangkal dan uang bayaran sekolah yang berada di bawah naungan yayasan pendidikan umumnya sangat mahal. Tapi perlu Anda perhatikan bahwa memang yayasan diijinkan melakukan berbagai usaha yang dapat memberikan keuntungan atau profit. Namun dengan syarat profit ini digunakan untuk kepentingan sosial atau untuk membiayai jalannya organisasi dan melakukan perawatan fasilitas yayasan. Bukan untuk diberikan pada masing-masing individu yang berada dalam struktur dewan pengurus yayasan.

Jadi jika jika Anda melihat yayasan pendidikan yang mendirikan sekolah-sekolah swasta dengan biaya pendidikan mahal, Anda tidak perlu menganggap bahwa yayasan pendidikan ini melenceng dari fungsi sosialnya.

Lagipula tidak semua yayasan pendidikan berorientasi mencari uang karena ada banyak yayasan pendidikan nirlaba yang murni menyelenggarakan pendidikan pada masyarakat tanpa niat mencari uang. Yayasan pendidikan nirlaba ini memiliki memberikan pendidikan secara cuma-cuma pada masyarakat miskin.

Makanya jika Anda perhatikan yayasan pendidikan yang sudah berdiri di masyarakat, Anda bisa melihat bahwa ada dua tipe yayasan pendidikan yaitu berbasis profit dan berbasis non-profit. Yayasan berbasis non-profit mengandalkan bantuan dari para donatur atau sukarelawan agar bisa beraktivitas dengan baik. Meski banyak keterbatasan dalam hal dana namun kualitas pendidikan yang diberikan tetap sesuai dengan standar pendidikan pemerintah. Jika yayasan nirlaba memiliki keterbatasan dana dan fasilitas, yayasan berbasis profit umumnya memiliki fasilitas yang bagus serta dana yang berlimpah untuk menjamin kualitas penyelenggaraan pendidikan karena memang sudah ada sumber dana tetap seperti biaya pendidikan yang dibayarkan orang tua siswa.

Yayasan pendidikan sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Yayasan pendidikan baik yang berbasis laba atau nirlaba membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mendapatkan pendidikan dasar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai pemerintah yaitu pendidikan dasar 9 tahun. Jadi setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sejahtera.

Baca juga: Yayasan Anak Indonesia Untuk Kesejahteraan Anak

Share ke media sosial
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •