laundry

Selain pangan dan papan, sandang atau pakaian merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Selain berguna sebagai pelindung tubuh, pakaian juga dapat dikategorikan sebagai bentuk ekspresi diri. Oleh karena itu, manusia tidak mungkin menyampingkan pakaian dalam aspek kehidupan. Meski begitu, masih banyak yang tidak paham bagaimana cara merawat pakaian sehingga memiliki usia pakai yang panjang. Terlebih, akan sangat menyebalkan jika pakaian favorit mudah rusak dan tidak dapat dipakai kembali.

Rusaknya pakaian bukanlah hal asing. Mungkin orang-orang di sekitar Anda pernah mengeluhkan hal tersebut. Termasuk Anda. Yang merasa jengkel jika pakaian menjadi cepat rusak akibat penanganan yang tidak tepat.

Meski terkesan tidak sulit, cara merawat pakaian memerlukan kecermatan lebih. Berikut ini adalah 10 kiat cara merawat pakaian agar tetap awet:

1. Jangan Terlampau Sering Dicuci

Kebersihan pakaian memang hal yang utama. Selain persoalan penampilan, juga kesehatan. Namun, sebaiknya pakaian yang belum terlalu kotor dan bau tidak perlu dicuci. Mencuci pakaian dengan intensitas tinggi dapat merusak serat pakaian serta melunturkan warna. Hal ini berlaku bagi semua jenis pakaian, terutama yang berbahan jins. Untuk membunuh kuman pada pakaian, jemurlah pakaian selama 2 jam di bawah sinar matahari.

 

2. Pisahkan Pakaian ketika Dicuci

Anda harus terlebih dahulu memastikan jenis dan warna pakaian sebelum mencucinya. Jangan pernah mencampurkan segala jenis dan warna pakaian dalam satu cucian. Pasalnya adalah, beberapa jenis pakaian dengan warna tertentu akan mudah luntur ketika dicuci. Baiknya, cucilah terlebih dahulu pakaian dengan warna putih, kemudian berwarna terang, dan terakhir yang berwarna gelap. Tidak semua pakaian menggunakan pewarna yang bagus sehingga akan mudah luntur begitu terkena air.

 

3. Gunakan Air Dingin ketika Mencuci

Menggunakan air panas ketika mencuci pakaian sangatlah tidak bijak. Air panas akan cepat merusak serat dan warna pakaian yang Anda cuci. Maka dari itu, mencuci pakaian dengan air dingin merupakan cara merawat pakaian yang paling efektif. Selain itu, menggunakan air dingin dapat menghemat energy.

4. Meminimalkan Kerusakan saat Mencuci

Ketelitian dalam mencuci sangat diperlukan. Ada baiknya sebelum mencuci pakaian, Anda perhatikan beberapa hal yang dapat merusak pakaian. Contohnya, memastikan ritsleting celana dalam keadaan tertutup dan terkunci, atau mengaitkan pengait bra sebelum mencuci. Sebab, tidak menutup kemungkinan dua hal tersebut dapat merusak pakaian lainnya yang dicuci bersamaan. Jangan sampai bahan besi atau logam yang melekat pada pakaian merobek pakaian lainnya.

 

5. Gunakan Pemutih yang Tepat

Bagi sebagian orang, pemutih pakaian merupakan hal yang wajib. Namun, tidak semua pemutih memiliki bahan kimia yang ramah terhadap pakaian juga lingkungan. Tidak hanya mengandung racun, pemutih yang tidak tepat juga dapat membuat warna baju mudah luntur. Selain itu dapat mengakibatkan ketebalan kain semakin cepat menipis. Sebagai penggantinya, Anda dapat merendam pakaian dalam air hangat yang dicampur soda kue.

 

6. Keringkan Secara Alami

Beberapa mesin cuci yang berada di pasaran sekarang umumnya memiliki mesin pengering otomatis. Hal tersebut dinilai membantu dalam proses mencuci. Namun tahukah Anda, bahwa panas yang dihasilkan oleh mesin pengering dapat merusak pakaian jika digunakan pada pakaian yang masih basah. Sebisa mungkin hindari hal tersebut. Jauh lebih baik keringkan pakaian dengan memerasnya kemudian mengeringkannya dengan cara alami. Yaitu dijemur di bawah sinar matahari.

 

7. Jangan Setrika Pakaian Basah

Cara merawat pakaian yang benar tidak hanya ketika proses mencuci. Proses merapikannya pun tidak kalah penting. Sangat dianjurkan untuk tidak menyetrika pakaian yang tidak benar-benar kering. Jika hal tersebut dilakukan, maka pakaian Anda akan berbau apek. Menggunakan cairan pelicin pun perlu diperhatikan. Jangan sampai pelicin yang digunakan justru merusak bahan pakaian. Selain itu, atur suhu setrika dan tetap waspada sehingga pakaian tidak rusak atau bolong.

 

8. Atur Penyimpanan Pakaian dalam Lemari

Pastikan Anda selalu memperhatikan cara menyimpan pakaian dalam lemari. Gantung pakaian yang seharusnya digantung, dan lipat pakaian yang memang seharusnya dilipat. Jangan terlampau banyak menggantung pakaian di dalam lemari, karena dapat membuat pakaian mudah kusut dan rusak. Selain itu, dengan menggantung pakaian berlebih dapat membuat lemari menjadi sempit. Beri sedikit ruang antara pakaian yang digantung.

 

9. Cara Merawat Pakaian Dengan Menjaga Kebersihan Lemari

Cara merawat pakaian yang tidak kalah penting juga dengan memperhatikan kebersihan lemari. Sebagai tempat menyimpan pakaian, lemari wajib bersih dari segala hal yang dapat merusak pakaian Anda. Pastikan lemari yang Anda gunakan bebas dari serangga, debu, atau kotoran lainnya yang dapat merusak pakaian dengan cepat. Letakkan juga lemari di tempat yang bersuhu sejuk dan kering agar terhindar dari jamur. Selain itu, Anda bisa menggunakan pengharum pakaian agar pakaian tetap wangi selama disimpan di dalam lemari.

 

10. Perhatikan Petunjuk Perawatan

Hal mendasar dalam cara merawat pakaian adalah dengan memperhatikan petunjuk perawatan. Bahan pakaian memiliki cara penanganan yang berbeda dalam mencuci, menjemur, ataupun menyetrikanya. Maka dari itu, hampir kebanyakan pakaian mencantumkan petunjuk perawatan pada label di bagian leher. Jangan pernah mengabaikan petunjuk perawatan jika ingin pakaian Anda tetap awet.

Cara merawat pakaian yang tepat memang kerap diabaikan oleh sebagian orang dengan berbagai alasan. Padahal, keapikan dalam menangani pakaian sangat diperlukan. Terlebih jika harga pakaian tersebut tidaklah murah. Maka dengan menerapkan kiat-kiat cara merawat pakaian yang telah dijabarkan di atas, niscaya pakaian Anda akan memiliki usia yang panjang. Selamat mencoba!

Baca Juga : model baju wanita popular

Share ke media sosial
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •