cara membuat slime

Slime bukanlah hal baru lagi dalam dunia anak-anak. Cairan berlendir yang memiliki aneka warna ini selalu memberikan keseruan. Misal saat acara ulang tahun atau acara hiburan lain. Dengan slime, anak-anak bisa saling siram atau ciprat kepada temannya. Cara membuat slime pun ada banyak cara. Untuk itu perlu membuat sendiri dengan bahan sendiri jadi aman.

Saat bermain slime, tubuh anak otomatis akan basah. Baju, celana, hingga rambut dan kulit mereka akan terkena lendir warna-warni ini. Beberapa cairan bisa saja terkena mulut dan tidak sengaja tertelan meski hanya sedikit. Kalau bahan baku slime tidak berbahaya mungkin tidak akan jadi masalah. Namun, kalau bahannya berbahaya, bisa membahayakan kesehatan.

Untuk menghindari hal-hal semacam ini, ada baiknya slime dibuat sendiri. Cara membuatnya cukup mudah kok. Bahkan anak-anak bisa ikut membantu. Berikut beberapa cara membuat slime yang bisa langsung dipraktikkan di rumah. Dijamin aman dan cepat!

  1. Slime dari Tepung Kanji

Alasan menggunakan tepung kanji ada tiga. Pertama, bahan ini terbuat dari singkong, sudah pasti alami dan tidak berbahaya. Tepung ini bahkan digunakan untuk membuat aneka jenis kue. Alasan kedua adalah tingkat kelengketan tepung yang tinggi, sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan pembuatan slime. Alasan terakhir adalah mudah didapat dan harganya lumayan murah.

Dengan tiga alasan di atas, Anda bisa langsung membuat slime yang bisa digunakan untuk acara anak-anak yang seru dan menyenangkan. Berikut uraian bahan dan cara pembuatan slime dari tepung kanji.

Bahan Slime Tepung Kanji

  • 3-4 gelas tepung kanji, pilih yang masih putih bersih.

  • 600 mililiter air, jika kurang bisa ditambahkan

  • minyak goreng atau kelapa secukupnya

  • pewarna makanan sesuai selera

Cara membuat slime Tepung Kanji

  1. Sebelum mulai mencampur adonan slime menjadi satu, siapkan wadah yang cukup besar, usahakan dari plastik saja. Bersihkan wadah yang telah disiapkan dengan air hingga bersih lalu keringkan.

  2. Masukkan tepung kanji yang telah disiapkan perlahan-lahan ke dalam wadah. Ratakan semua tepung di dasar wadah secara merata sebelum ditambahkan air dan diuleni.

  3. Setelah tepung tertuang merata di dalam wadah, air mulai dimasukkan perlahan-lahan. Jangan masukkan secara langsung karena bisa membuat adonan jadi encer. Lakukan penuangan sedikit demi sedikit hingga semua adonan dan air tercampur dengan sempurna dan tidak menggumpal.

  4. Setelah adonan terlihat kalis, masukkan minyak goreng atau kelapa sedikit demi sedikit. Aduk dengan alat atau tangan secara merata. Cek kekentalan dari slime secara berkala. Kalau terlalu padat bisa ditambahkan air lagi dan minyak.

  5. Jika adonan telah memiliki tekstur slime yang diinginkan, Anda bisa mulai membagi bahan ini ke wadah yang sudah disiapkan. Masing-masing wadah bisa diberi pewarna yang sesuai. Gunakan pewarna makanan agar tidak membahayakan anak.

  6. Setelah bahan dan pewarna menyatu, taruh slime di dalam plastik atau biarkan dalam wadah untuk digunakan saat acara.

Slime dari Tepung Maizena

Ingin membuat slime yang edible (bisa dimakan) sehingga saat masuk ke dalam mulut, anak tidak akan sakit? Bisa, Anda cukup memanfaatkan bahan yang ada di dapur seperti tepung maizena yang biasanya dimanfaatkan untuk membuat kue. Dengan bahan ini, Anda bisa membuat slime yang aman dan juga awet.

Berikut bahan dan juga cara yang bisa Anda terapkan untuk membuat slime. Baca baik-baik dan ajak anak membuatnya agar dia merasa senang.

Bahan Slime dari Tepung Maizena

  • Tepung maizena secukupnya atau sekitar 3 sendok makan

  • Susu cair satu kotak (1 liter) atau bisa diganti dengan susu kental manis yang diberi air dan menghasilkan volume 1 liter

  • Vanili bubuk secukupnya, bahan ini opsional saja, tidak memengaruhi tekstur dari slime yang akan dibentuk.

  • Pewarna makanan secukupnya

Cara membuat slime Tepung Maizena

  1. Karena dibuat dengan bahan susu dan tepung maizena, adonan akan dimasak hingga matang terlebih dahulu. Untuk itu, siapkan panci yang cukup besar yang mampu menampung semua adonan.

  2. Masukkan susu cair atau susu kental manis yang telah diberi air ke dalam panci. Setelah semua masuk, gunakan api kecil untuk memanaskan Aduk susu perlahan-lahan hingga panas dan mendidih. Metode ini dilakukan untuk membunuh mikroba yang ada di dalam susu sehingga tidak akan membahayakan anak-anak jika sampai masuk ke dalam mulut.

  3. Masukkan tepung maizena sedikit demi sedikit. Lihat kekentalan dari bahan yang dibuat. Jika kurang kental, tambahkan tepung maizenanya lagi hingga merata, jika terlalu kental bisa ditambahkan Saat memasukkan tepung maizena, Anda bisa menambahkan vanili untuk menambah aroma dari bahan slime ini.

  4. Setelah adonan mendidih dan semua adonan telah tercampur dengan sempurna, matikan api dan dinginkan.

  5. Kalau adonan dari bahan slime ini telah dingin, pisahkan ke wadah yang lebih kecil. Jika sudah, beri warna sesuai dengan selera. Usahakan menggunakan pewarna makanan agar tidak berbahaya bagi anak.

  6. Aduk semua bahan dengan pewarna makanan secara merata lalu simpan di dalam wadah tertutup. Jangan paparkan pada sinar matahari secara langsung. Hal ini dilakukan agar susu tidak rusak dan slime bisa terbentuk dengan sempurna.

  7. Masukkan slime yang sudah jadi ke wadah yang diinginkan sebelum digunakan oleh anak-anak.

Inilah beberapa cara membuat slime yang bisa Anda praktikkan di rumah secara langsung dengan anak. Sebenarnya ada banyak bahan baku untuk membuat slime seperti lem, detergen, dan sabun cuci piring. Namun, bahan itu memiliki risiko membuat kesehatan jadi terganggu. Jadi gunakan bahan yang aman seperti dua contoh di atas. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara Membuat Squishy yang Mudah dan Hasilnya Cantik

Share ke media sosial
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •