belajar menggambar doodle art

Nama doodle art mungkin masih sangat asing meski sebagian besar dari kita sering melakukannya. Ya, tentu saat masih sekolah dahulu kita pernah coret-coret di bagian belakang buku. Saat sedang bosan atau mengantuk, secara refleks kita membuat gambar-gambar secara abstrak dengan menggunakan pensil atau pulpen. Doodle adalah sebuah coretan abstrak yang kadang tidak jelas berbentuk apa. Seringnya berbentuk bunga, kata-kata, atau gabungan keduanya. Awalnya, seni coret-coret ini hanya berakhir pada buku saja, tapi saat ini sudah mulai dianggap sebagai seni yang unik dan banyak orang mulai menekuninya dengan serius dan belajar menggambar doodle art ini agar lebih unik dan menarik.

Jika Anda suka sekali membuat doodle atau ingin membuatnya juga meski tanpa bakat menggambar, simak cara mudahnya di bawah ini. Praktikkan setiap hari secara rutin, niscaya kemampuan doodle Anda akan meningkat.

Bahan dan Alat Membuat Doodle

Meski masih tahap belajar, tidak ada salahnya menyiapkan semua bahan dan alat untuk membuat secara lengkap. Siapkan beberapa alat di bawah ini agar sejak awal Anda terbiasa menggunakan alat dan bahan yang berkualitas:

  • buku sketsa,

  • pensil untuk melukis, usahakan memilih 2B atau mekanik dengan isi pensil yang memiliki ketebalan 0.5,

  • alat untuk mewarnai—bisa spidol atau cat air,

  • pensil warna,

  • drawing pen dengan ketebalan 0.1-0.8

Siapkan semua bahan di atas secara lengkap. Tidak perlu yang harganya mahal, yang penting bisa digunakan untuk belajar menggambar doodle art dengan baik.

Belajar Menggambar Doodle Art

Ada dua cara dalam membuat doodle yang banyak diterapkan oleh seniman. Pertama adalah cara spontan dan yang kedua adalah mencari konsep atau inspirasinya terlebih dahulu. Kita akan membahas satu per satu cara membuat doodle yang telah disebutkan sebelumnya.

  1. Belajar menggambar doodle art Secara Langsung

Untuk membuat doodle secara langsung, Anda bisa langsung melakukan penggambaran pola di dalam kertas gambar atau sketsa. Mainkan semua imajinasi yang ada dan jangan takut dengan yang namanya salah atau jelek. Apa saja yang mendadak terpikirkan langsung eksekusi di dalam sketsa. Misal, ada gambaran tentang bunga, objek tertentu, dan tulisan.

Kelebihan dari membuat doodle secara langsung adalah tidak adanya tekanan yang akan dirasakan. Anda bisa langsung menggerakkan pensil yang digunakan tanpa harus terikat dengan banyak hal. Salah satu kekurangan dari doodle jenis ini adalah gambarnya yang kadang sangat personal. Untuk mereka yang ingin menjual karyanya, akan susah diterima semua kalangan.

  1. Belajar menggambar doodle art dengan Ide Tertentu

Awalnya, doodle memang hanya berupa coret-coret pada kertas atau media lainnya saja. Namun, saat ini doodle sudah menjadi seni yang disukai oleh banyak orang. Bahkan Google memiliki doodle sendiri pada momen-momen tertentu. Biasanya saat hari libur atau saat peringatan ulang tahun dari tokoh masyarakat.

Karena pembuatannya tidak spontan, doodle ini akan menghasilkan  sesuatu yang unik dan memiliki nilai jual. Berikut cara yang bisa dilakukan sebelum belajar menggambar doodle art dengan ide tertentu.

  1. Mencari Inspirasi

Sebelum membuat doodle, ada baiknya mencari inspirasi terlebih dahulu. Cara paling cepat untuk mendapatkan sesuatu yang akan digambar adalah melihat doodle itu sendiri. Coba buka website atau buku yang menampilkan seni doodle ini. Biasanya setelah melihat aneka coretan unik, banyak orang segera mendapatkan ide untuk dimatangkan sebelum dieksekusi.

Selain melihat doodle yang telah jadi, Anda juga bisa melihat apa yang ada di lingkungan sekitar. Banyak kejadian penting yang bisa dijadikan doodle menarik. Sering-seringlah berjalan keluar, melancong ke kota lain, atau melihat berita di TV dan media sosial.

  1. Menentukan Tema Tertentu untuk Doodle

Mencari inspirasi memang sangat penting meski tidak semua orang mau melakukannya dengan alasan ribet. Jika Anda merasa susah mencari inspirasi, ada baiknya membuat doodle yang memiliki tema tertentu. Doodle tidak hanya berupa coretan dengan wujud tidak jelas saja. Saat ini banyak tema yang bisa diaplikasikan menjadi sebuah karya yang menakjubkan.

Ada beberapa tema seni doodle yang bisa Anda pilih untuk segera diaplikasikan. Pertama adalah tema bunga yang sudah sangat umum dibuat. Selanjutnya ada wajah manusia yang bisa dibentuk menjadi sesuatu yang unik. Lalu ada kata tertentu yang bisa dihias menjadi karya seni, dan hewan yang bisa diaplikasikan dengan elemen tumbuhan dan abstrak. Tema-tema di atas bisa segera diaplikasikan setelah tahu objek apa yang akan dijadikan pusat doodle.

  1. Membuat Doodle dengan Tema yang Ditentukan

Setelah tema ditentukan dengan baik, Anda bisa langsung melakukan eksekusi dengan kertas gambar.  Tidak perlu takut salah atau harus mengulang berkali-kali. Cukup gambar sesuatu yang menjadi pusat doodle (meski tidak wajib). Misal Anda ingin menjadikan kepala dari rusa yang bertanduk sebagai pusat dari doodle. Gambarlah dengan kemampuan yang dimiliki pada sisi kertas.

Setelah gambar selesai dibuat, segera beri hiasan di sekitarnya. Bisa memberi gambar sulur-sulur tumbuhan, bunga, atau hewan kecil lain seperti kupu-kupu atau kumbang. Buat perlahan-lahan di sekitar gambar utama hingga kertas gambar penuh. Setelah gambar selesai, lihat kembali. Jika ada bagian yang aneh atau tidak sesuai, bisa segera dihapus dan diganti dengan yang baru.

  1. Melakukan Pewarnaan Sesuai Selera

Setelah doodle selesai dibuat, Anda bisa segera menggunakannya untuk hiasan atau diwarnai terlebih dahulu agar lebih indah. Jika Anda berniat memberi warna pada doodle yang digunakan, usahakan jangan terlalu kecil membuat pola agar masih ada ruang untuk diwarnai. Dengan adanya ruang kosong, pewarnaan bisa dilakukan dengan mudah tanpa membuat antarbagian saling bercampur warna.

Inilah belajar menggambar doodle art yang bisa Anda lakukan dengan mudah. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semuanya!

Baca juga: Cara Membuat Dubsmash yang Unik dan Disukai Banyak Orang

Share ke media sosial
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •